Jakarta · Sabtu, 22 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Karhutla dan Asap Hutan: Dinkes Papua Tengah dan Menkes Imbau Penggunaan Masker serta Pencegahan ISPA

Dinas Kesehatan Papua Tengah menyiagakan 60.000 masker tiga lapis, obat batuk, vitamin, dan menyebarkan 1.000 masker harian ke area publik untuk mencegah lonjakan kasus ISPA akibat karhutla dan cuaca kering. Plt. Kepala Dinkes dr. Agus menyatakan data SKDR menunjukkan kenaikan kasus ISPA, meskipun belum signifikan. Tim medis disiagakan di lokasi acara CFD untuk edukasi dan penyebaran masker. Warga disarankan menggunakan masker, menjaga sirkulasi udara, minum air putih, konsumsi makanan bergizi, dan tidak menunda ke puskesmas bila mengalami gejala ISPA.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat terdampak karhutla untuk menggunakan masker dan membatasi aktivitas di luar ruangan guna mencegah paparan partikel halus PM2.5 dalam asap. Partikel ini dapat masuk ke saluran pernapasan dan meningkatkan risiko ISPA. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan per 21 Agustus 2026, karhutla menyebar ke 87 kabupaten/kota di tujuh provinsi: Jambi, Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur. Sekitar 3 juta jiwa di 37 kabupaten/kota terpapar langsung kabut asap.

Perbedaan melibat: CNN Indonesia menyebutkan 60.000 masker tiga lapis dan 1.000 masker harian yang disiagakan oleh Dinkes Papua Tengah, sementara SINDOnews tidak menyebutkan jumlah masker tetapi menekankan imbauan penggunaan masker secara umum. CNN Indonesia merujuk pada data lokal Papua Tengah, sedangkan SINDOnews merujuk pada data nasional yang melibatkan tujuh provinsi dan 3 juta jiwa terdampak.

Menurut tiap media