Kebakaran Desa Adat Sade Lombok Raih Perhatian DPR dan Polisi
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Kebakaran di Desa Adat Sade, Lombok Tengah, pada Sabtu, 22 Agustus 2026, menyebabkan kerusakan signifikan pada rumah, bangunan adat, dan fasilitas warga. Insiden ini menarik perhatian baik DPR maupun kepolisian untuk dilakukan penyelidikan. Anggota Komisi XIII DPR RI, Saadiah Uluputty, mendesak penyelidikan tuntas terhadap penyebab kebakaran, dengan menekankan pentingnya mengungkap akar penyebab secara transparan dan menggunakan laboratorium forensik jika diperlukan. Ia juga menyatakan bahwa Desa Adat Sade merupakan bagian penting dari identitas dan warisan budaya masyarakat Sasak, sehingga kehilanganannya tidak hanya terbatas pada bangunan fisik tetapi juga meliputi sejarah dan kenangan kolektif. Di sisi lain, polisi telah dua kali melakukan olah TKP, dengan melibatkan tim Laboratorium Forensik Polda Bali pada kali terakhir, untuk menemukan titik awal dan penyebab kebakaran. Dugaan gangguan listrik belum berhasil dikonfirmasi, dan penyelidikan masih menunggu hasil analisis laboratorium untuk mendapatkan kepastian. Meskipun kedua sumber melaporkan insiden yang sama, perbedaan pendekatan dan fokus dalam penanganan dan penyelidikan kejadian ini perlu dicatat, dengan DPR lebih menekankan pada aspek budaya dan transparansi, sementara polisi lebih fokus pada teknis forensik dan bukti fisik.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
SINDOnews
DPR: Penyebab Kebakaran Desa Adat Sade Harus Diusut Tuntas
24 Agustus 2026 pukul 12.23 · Baca aslinya ↗
kumparan
Polisi 2 Kali Olah TKP, Penyebab Kebakaran Kampung Adat Sade Masih Misteri
24 Agustus 2026 pukul 18.46 · Baca aslinya ↗