Jakarta · Selasa, 8 September 2026Cari
WargaKonoha

Kebakaran Gambut di 6 Provinsi dan di Pulau Meranti Masih Dipadamkan

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah menghanguskan 72.008 hektare lahan gambut di enam provinsi, yaitu Kalimantan Barat, Riau, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, dan Jambi. Dari total lahan yang terbakar, 98 persen atau 71.274,29 hektare telah berhasil dipadamkan. Sisa 734,81 hektare masih dalam proses pemadaman. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyampaikan informasi ini usai rapat di Graha Marinir Panti Perwira, Jakarta, pada Senin (7/9/2026).

Di sisi lain, Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, memimpin tim gabungan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Dusun Penapat, Desa Gemala Sari, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti selama enam hari. Api belum sepenuhnya terkendalikan, sehingga ia memilih untuk tetap berada di lapangan, tidak hanya mengawasi dari posko. Medan gambut dengan kedalaman tiga hingga empat meter menyulitkan pemadaman karena bara api tersembunyi di bawah permukaan. Hembusan angin dari laut yang berubah arah juga menambah kesulitan dalam memprediksi pergerakan api. Luas area terdampak mencapai 85 hektare, dan petugas harus melakukan pemadaman serta pendinginan intensif untuk mencegah api kembali menyala.

Pada Selasa (8/9/2026) pagi, satu titik api dengan intensitas medium masih terdeteksi di koordinat 0°55'12.22" N, 102°58'59.16" E, sementara cuaca dilaporkan cerah dan tidak ada hotspot baru. BNPB mencatat 734,81 hektare masih dalam pemadaman, sementara di Pulau Meranti, area terdampak mencapai 85 hektare dengan kondisi api belum sepenuhnya kendurulang.

Menurut tiap media