Kebakaran Hebat di Kampung Adat Sade Lombok, Ribuan Warga Terdampak dan Budaya Hilang
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, berusia sekitar 500 tahun dan dikenal sebagai tujuan wisata budaya penting bagi Suku Sasak, mengalami kebakaran besar pada malam hari, 22 Agustus. Menurut ANTARA News, kebakaran terjadi pada 22 Agustus 2025, sementara kumparan melaporkan kejadiannya pada 22 Agustus 2026. Kebakaran ini menghancurkan sebagian besar bangunan tradisional, termasuk rumah warga, masjid, berugak adat, lumbung, dan fasilitas wisata. Menurut Ketua RT Dusun Sade yang dikutip kumparan, sekitar 500 warga terdampak, sementara ANTARA News melaporkan kerusakan pada 167 bangunan, termasuk 75 rumah adat, 69 toko kerajinan, 8 lumbung, serta berbagai objek budaya seperti masjid, Berugak Sekepat, dan benda pusaka seperti keris, gong, dan naskah Sanskerta. Banyak harta benda budaya seperti kain tenun dan peralatan menenun pun terbakar. Upaya pemadaman dilakukan oleh warga dengan ember dan selang karena listrik padam dan mesin air tidak berfungsi. Akibatnya, lanskap wisata budaya yang ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun internasional kini berubah menjadi puing. Sebelumnya, Sade menerima sekitar 200 wisatawan per hari pada hari biasa, dan hingga 1.000 orang saat musim libur, memberikan kontribusi ekonomi signifikan bagi masyarakat melalui penjualan kain tenun, kerajinan, dan jasa pemandu wisata. Setelah kejadian, publik figur seperti Raffi Ahmad, Nagita Slavina, Ariel Noah, Gading Marten, dan Desta datang ke lokasi untuk memberikan dukungan dan bantuan. Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, yang dipimpin Bupati Lalu Fathul Bahri, mengutamakan pemulihan kesehatan dan kondisi psikologis warga sebelum membahas rekonstruksi fisik. Tim kepolisian dan laboratorium forensik sedang menyelidiki penyebab kebakaran, sementara pihak kebudayaan mendata benda budaya yang hilang. Kementerian Kebudayaan Indonesia menyiapkan rencana pemulihan Desa Adat Sade dengan fokus pada tiga aspek: fisik (rekonstruksi bangunan dengan bahan tradisional), perekonomian (penyediaan alat tenun), dan kebudayaan (duplikasi manuskrip). Rencana pelaksanaan dalam empat tahap: tanggap darurat, asesmen, pelindungan, hingga penguatan keberlanjutan. Sade tidak terdaftar dalam DAPOBUD, sehingga Kemendag budaya akan mendata dan meregisrasinya untuk perlindungan hukum.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
kumparan
Riwayat Sade: Kampung Adat Berusia 500 Tahun di NTB yang Habis Terbakar
23 Agustus 2026 pukul 15.46 · Baca aslinya ↗
ANTARA News
Pemerintah siapkan rencana pemulihan Desa Adat Sade di Lombok Tengah
24 Agustus 2026 pukul 13.29 · Baca aslinya ↗