Kebakaran Hutan di Kalimantan Barat dan Tengah Dipicu El Niño, AQI Pontianak Mencapai 483
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
BMKG mencatat suhu udara maksimum 38,6 derajat Celsius pada 1 September 2026 di Stasiun Tebelian, Sintang, Kalimantan Barat, dipengaruhi El Niño dengan anomali Niño 3.4 +2,74 derajat Celsius. Potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meningkat, dengan akumulasi titik panas tertinggi di Kalimantan Tengah (2.526 titik), Kalimantan Barat (2.102 titik), Sumatera Selatan (1.180 titik), dan Papua Selatan (570 titik). Asap berkedehan menyebar ke 11 provinsi. CNN Indonesia melaporkan ketinggian suhu berkisar 37,0-38,6 derajat Celsius pada 1-9 September 2026, sementara CNBC Indonesia menyatakan Kota Pontianak mencatat AQI+ sebesar 483, menjadikannya wilayah paling terparah. Perbedaan terdapat pada laporan kualitas udara: CNBC Indonesia menyebutkan 7 wilayah dengan AQI+ di atas 150, sementara CNN Indonesia tidak menyebutkan angka spesifik AQI. Keduanya sepakat tentang peningkatan risiko karhutla di Kalimantan Barat dan Tengah akibat El Niño kuat, IOD positif, dan puncak musim kemarau.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNN Indonesia
Daftar Daerah Terpanas Indonesia September 2026, Ini Juaranya
11 September 2026 pukul 17.00 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Waspada Hadapi Petaka Bulan September, BMKG Keluarkan Peringatan Baru
13 September 2026 pukul 13.15 · Baca aslinya ↗