Jakarta · Rabu, 2 September 2026Cari
WargaKonoha

Kebakaran Lahan di Denpasar Hanguskan Bedeng dan Gudang Rongsokan, Polisi Selidiki Penyebab dan Legalitas Lahan

Kebakaran melanda bangunan bedeng dan gudang rongsokan di Jalan Nakula, Gang Jatayu, Banjar Mergaya, Desa Pemecutan Klod, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali, pada Senin malam (31/8) sekitar pukul 22.30 WITA. Api berhasil dikendalikan oleh tim pemadam kebakaran, namun proses pemadaman sempat kesulitan akibat angin kencang dan banyaknya barang mudah terbakar di lokasi. Menurut CNN Indonesia, bangunan yang terbakar berisi barang-barang rongsokan dengan atap tumpukan barang bekas, mempermudah penyebaran api. Di sisi lain, kumparan melaporkan lahan terdampat mencapai 5 hektare dan menyebutkan bahwa tim guna memakai water cannon untuk pendinginan bara di bawah tumpukan puing.

Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran. CNN Indonesia menyatakan bahwa penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan oleh Polsek Denpasar Barat dan Polresta Denpasar. Sementara itu, kumparan melaporkan dugaan sementara penyebab adalah gas, namun pihak kepolisian masih menunggu hasil laboratorium forensik untuk konfirmasi. Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Leonardo David Simatupang, menyatakan bahwa 15 saksi telah diperiksa, termasuk saksi pertama yang menemukan titik api. Investigasi juga sedang dilakukan terkait legalitas dan kepemilikan lahan, serta dugaan pembakaran sengaja, meskipun hingga kini belum ada informasi yang memastikan adanya niatan kesengajaan di balik kejadian ini.

Beberapa saksi melaporkan kejadian tersebut. Saksi bernama Candra Setiawan pertama melihat api tak jauh dari kediamannya dan tidak menemukan keluarganya di rumah, namun orang tuanya mengonfirmasi bahwa mereka sedang berada di luar rumah untuk membeli makanan saat kejadian terjadi. Salah satu korban, Andre, yang rumahnya terbakar, mengatakan saat pulang bekerja, ia menemukan api sudah membakar rumahnya. Menurut laporan CNN Indonesia, tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini, namun bangunan dan barang rongsokan di dalamnya mengalami kerusakan total akibat api.

Menurut tiap media