Kebakaran TPA Jatibarang Semarang Masuk Hari Kelima dengan Dampak Lingkungan dan Kesehatan
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Kebakaran di TPA Jatibarang Kota Semarang yang terjadi sejak Jumat (30/9) malam hingga Senin (5/10) memasuki hari ke Lima dengan perkembangan positif. Api di permukaan kini hanya tersisa 10 persen di beberapa titik, menggunakan sistem injeksi pada titik panas yang dipantau dengan drone termal milik Sat Brimob Polda Jateng. Proses pemadaman dilakukan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan berbagai unsur terkait dengan fokus pada penghancuran, pendinginan, dan pengendalian agar tidak meluas.
Dampak lingkungan menyengat menyebabkan polusi asap dan abu masuk ke permukiman warga, membuat jarak pandang terbatas serta lingkungan kotor dan berbau menyengat, terutama pada hari Kamis dan Jumat setelah kejadian. BPBD Kota Semarang mencatat 22 orang mengalami gangguan pernapasan berupa batuk dan sesak napas (ISPA), dengan korban tersebar di tiga wilayah: 15 orang di Kelurahan Kedungpane, 5 orang di Bambankerep, dan 2 orang di Tambakaji. Langkah penanganan meliputi penyalurangan masker dan penyediaan posko kesehatan oleh pihak kelurahan bagi warga terdampak.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
TPA Jatibarang Semarang Terbakar, Warga Keluhkan Gangguan Pernapasan
4 Oktober 2026 pukul 16.51 · Baca aslinya ↗
JPNN.com
Hari Kelima Kebakaran TPA Jatibarang, Api Tinggal 10 Persen
5 Oktober 2026 pukul 09.52 · Baca aslinya ↗