Jakarta · Rabu, 30 September 2026Cari
WargaKonoha

Kebakaran TPA Jatibarang Semarang, Api Membesar dan Diduga Dipicu Gas Metana

Kebakaran melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatibarang di Kota Semarang pada Senin malam 28 September 2020 dan kembali terjadi pada Rabu 30 September 2020. Pada kejadian pertama, api melanda lahan seluas sekitar 1.000 meter persegi dan berhasil dikendalikan pada pukul 05.30 WIB. Tim pemadam mengirimkan 40 personel, tujuh armada, dan satu mobil URC. Pada kejadian kedua, api menyentuh zona satu, dua, dan tiga dengan luas berbeda antar laporan: Detik.com menyebutkan api hanya membakar Zona 1 sebelum menyebar, sementara JPNN.com dan Liputan6.com melaporkan area terbakar mencapai 10 hektare. Jumlah armada yang dikerahkan juga berbeda: JPNN.com menyebutkan sembilan armada dan 50 petugas, Liputan6.com menyebutkan tujuh mobil pemadam dan sekitar 50 personel, sementara Detik.com melaporkan tujuh unit (dua unit awal ditambah lima unit tambahan).

Semua laporan menyebutkan bahwa penyebab kebakaran belum diketahui dan masih dalam penyelidikan. Namun, JPNN.com dan Liputan6.com mencatatkan adanya suara ledakan dari lokasi kebakaran dan mengaitkannya dengan kandungan gas metana di dalam tumpukan sampah yang berfungsi sebagai 'lidah api' memperbesar api. TPA Jatibarang dikelola dengan sistem open dumping atau pembuangan sampah terbuka, yang meningkatkan risiko kebakaran. Upaya pemadaman dilakukan dengan air dari PDAM Tirta Moedal dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang, serta belasan truk tangki air. Proses pemadaman dan pendinginan masih berlangsung untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.

Menurut tiap media