Jakarta · Rabu, 23 September 2026Cari
WargaKonoha

Kecelakaan di Tol dan Jalan Gatot Subroto, Proyek Tol Harbour Road II Capai 44 Persen

Beberapa kecelakaan lalu lintas terjadi di Jakarta pada Minggu dan Selasa (20-22/9/2026). Pada Minggu pukul 13.30 WIB, tiga mobil kecelakaan beruntun di Tol Dalam Kota Cawang menuju Pancoran. Serena berpindah lajur ke kiri dan berserempet dengan Expander, kemudian berserempet dengan Innova. Penyebabnya adalah kurangnya jarak aman. Tidak ada korban jiwa, namun ketiga kendaraan mengalami kerusakan. Pada Minggu pukul 08.00 WIB, Jeep Tiguan dan Mazda bertabrakan di Tol Wiyoto Wiyono KM 03.00 B Jatinegara. Tiguan berpindah ke lajur 2 untuk menyalip, namun posisinya terlalu dekat dengan Mazda. Kedua mobil oleng ke kanan dan menabrak relling pembatas jalan. Tidak ada korban jiwa, namun terjadi kerusakan ringsek parah dan kerugian pada relling tol sebesar 25 pipa besi, 6 post relling, dan 2 pot tanaman.

Pada Selasa (22/9/2026) pukul 05.44 WIB, truk menabrak separator busway di depan Halte Denpasar, Jalan Gatot Subroto. Insiden ini menyebabkan kemacetan selama sekitar empat jam hingga pukul 09.00 WIB dan pengalihan sementara pada lima rute Transjakarta: Koridor 9, 9A, 9C, 6B, dan 6M. Evakuasi truk selesai sekitar pukul 10.00 WIB, dan operasional Transjakarta kembali normal. Beberapa sumber melaporkan perbedaan dalam jumlah rute yang terdampak: Detik.com melaporkan lima rute, sementara Liputan6.com melaporkan belasan rute termasuk Koridor 9, 1W, 3F, 4K, 5N, 8N, 9D, 9E, 10H, S61, P11, L13E, T11, dan T31. Liputan6.com juga melaporkan kerusakan ringan pada pintu pertama halte, sementara Detik.com menyebutkan bahwa ban depan truk meledak sebelum menabrak beton penyeimbang jalur busway.

Di sisi lain, proyek Jalan Tol Harbour Road II Ruas Ancol Timur-Pluit sedang berkembang. Tol ini akan menjadi tol layang tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 38 meter, melampaui ketinggian Tol Layang MBZ yang sekitar 15 meter. Proyek ini dirancang dengan ketahanan terhadap gempa hingga 1.000 tahun dan menggunakan konsep elevated untuk menambah kapasitas lalu lintas tanpa menggunakan lahan baru di permukaan. Progres pembangunan mencapai 44,12%, dengan ketersediaan lahan yang sudah melalui UGK mencapai 77%. Investasinya mencapai sekitar Rp15,08 triliun dengan target pembangunan selesai pada 2028.

Menurut tiap media