Kematian Peserta Karnaval Simbang Kulon di Pekalongan Menyisakan Kontroversi
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Ahmad Faiz (40), warga Simbang Kulon, Pekalongan, meninggal setelah mengikuti Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) 2026 sebagai peserta Kontingen Gang 2. Kematian disebabkan oleh kelelahan akibat persiapan panjang selama enam hari sebelumnya, termasuk bekerja sambil mempersiapkan kostum lengkap dengan tanduk dan ekor yang viral di media sosial. Faiz pulang ke rumah pamannya setelah tampil, mengobrol dengan teman, lalu tidur di Gang 1 karena lelah. Istri mendapati Faiz bernapas tersengal-sengal dan tidak tersemangat. Karena keluarga mengikhlaskan kepergian dan tidak bersedia autopsi, polisi tidak melakukan visum. Karnaval ini menuai sorotan karena salah satu kelompok peserta dianggap menampilkan ritual berbau satanis. Tim SimOne akan melakukan evaluasi untuk mencegah kejadian serupa.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
kumparan
Kronologi Peserta Karnaval Berbau Satanis di Pekalongan Meninggal Usai Tampil
14 September 2026 pukul 12.20 · Baca aslinya ↗
Detik.com
1 Peserta Karnaval yang Dituding Satanik di Jateng Meninggal, Diduga Kelelahan
14 September 2026 pukul 20.13 · Baca aslinya ↗