Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Kemendag, Tokopedia, TikTok Shop Gandeng 200 UMKM Solo Promosikan Produk Lokal Terkurasi

Kementerian Perdagangan (Kemendag) bekerja sama dengan Tokopedia dan TikTok Shop untuk mempromosikan produksi lokal terkurasi melalui inisiatif #BeliLokal. Kolaborasi ini diperkenalkan dalam acara #WaktunyaSTARt #JualanNyamus di Solo, Jawa Tengah, pada 21 September 2026, dengan 200 UMKM lokal yang berpartisipasi. Produk lokal yang dikurasi Kemendag kini tersedia di kedua platform sebagai bagian dari upaya memperluaskan akses pasar dan mendukung ekosistem discovery commerce. Para UMKM dilatih mengenai legalisasi usaha, pembuatan konten, dan affiliate marketing untuk meningkatkan jangkauan pasar digital.

Dalam acara tersebut, Presiden Direktur Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia, Stephanie Susilo, menyatakan komitmen kedua platform untuk mendukung pengembangan UMKM lokal agar dapat menjangkau lebih banyak konsumen. Menteri Perdagangan Budi Santoso menekankan bahwa program Pilihan BuSan memudahkan konsumen menemukan produk lokal berkualitas. Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto menegaskan pentingnya penguatan legalitas dan pemanfaatan teknologi digital bagi meningkatkan daya saing UMKM. Di Solo, UMKM berkontribusi 57% terhadap PDRB kota dan menyerap 36% tenaga kerja lokal, menunjukkan pentingnya sektor ini bagi perekonomian lokal.

Sejak diluncurkan pada 2024, program #WaktunyaSTARt #JualanNyamus telah memberdayakan 4.800 peserta, termasuk perempuan dan penyandang disabilitas. Di Solo, penjual yang mengikuti program mencatat peningkatan pesanan hingga 57%. Secara nasional, pesanan melalui LIVE dan video pendek tumbuh 59% dan 135%, sementara affiliate creator naik 170%. Salah satu UMKM, Batik Baron Solo, mencatat pertumbuhan transaksi hampir 250% selama Ramadan 2026. Namun, legalitas usaha masih menjadi tantangan, dengan hanya 27% dari 56 juta usaha mikro di Indonesia yang memiliki NIB.

Menurut tiap media