Kemenkop dan KKP Perkuat Usaha Nelayan Lewat Sinergi KDKMP dan KNMP di Sinjai
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkuat kolaborasi antara Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Tongke-Tongke, Sinjai, Sulawesi Selatan. Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui integrasi pengelolaan fasilitas dan akses pembiayaan. Menkop Ferry Juliantono menekankan pentingnya integrasi KDKMP dalam kawasan KNMP untuk menghindari duplikasi pembangunan, sekaligunya memanfaatkan infrastruktur yang tersedia sebagai pusat kegiatan koperasi. Dengan sinergi ini, hasil tangkapan nelayan dapat diolah dan dipasarkan melalui jaringan KDKMP, sehingga meningkatkan nilai tambah dan pendapatan nelayan. Menurut Menkop, pemberdayaan nelayan melalui koperasi juga memungkinkan akses modal kerja yang lebih mudah, sekaligus mendukung pengembangan usaha nelayan. Ia mencatat, pertumbuhan ekonomi Sinjai mencapai 11 persen, sebagian besar dari sektor perikanan. KKP Sakti Wahyu Trenggono menyatakan bahwa KNMP Tongke-Tongke akan dikelola oleh KDKMP dengan manajemen profesional. Salah satu kendala utama yang dihadapi nelayan adalah ketersediaan bahan bakar, yang akan ditindaklanjuti secara jangka panjang. Pemerintah menjadikan lokasi ini sebagai percontohan sinergi KDKMP dan KNMP. Dukungan peningkatan sarana dan prasarana diharapkan memperkuat kontribusi sektor perikanan terhadap perekonomian lokal. Acara Penandatanganan MoU dan SKB Pengelolaan KNMP dilaksanakan di Tongke-Tongke Sinjai pada 25 September 2026, dengan kehadiran sejumlah pejabat pemerintah dan kepala daerah. Di sisi lain, KNMP Tongke-Tongke telah dilengkapi fasilitas modern untuk mendukung industri perikanan dari hulu hingga hilir. Kawasan ini melayani 554 nelayan dengan 216 unit kapal, dengan komoditas utama ikan tuna, dan mendukung 1.332 keluarga nelayan. Fasilitas yang tersedia meliputi cold storage, pabrik es balok, kendaraan berpendingatar, kios perbekalan, cool box, kendaraan roda tiga, dan kios kuliner. Sejak beroperasi, KNMP telah mengirimkan 65 ton tuna loin ke Jakarta seharga Rp2,55 miliar, yang kemudian diekspor ke China, Amerika Serikat, dan Vietnam. Unit usaha di KNMP menghasilkan omzet koperasi Rp32,19 juta, terutama dari penyewaan gudang beku dan penjualan es balok. Operasional KNMP juga menyerap 17 tenaga kerja lokal. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menekankan pentingnya cold storage dengan kemampuan pendinginan hingga -60 derajat Celsius untuk menjaga kualitas ikan agar tetap segar dan meningkatkan nilai jual nelayan.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Kemenkop dan KKP Perkuat Usaha Nelayan Lewat Sinergi KDKMP dan KNMP
25 September 2026 pukul 13.31 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Kampung Nelayan Merah Putih Tongke-Tongke Modern, Punya Fasilitas Top
25 September 2026 pukul 13.35 · Baca aslinya ↗