Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Kemensos Gandeng Klungkung Kembangkan Potensi Pariwisata, Pertanian, dan Budidaya Rumput Laut

Kementerian Sosial (Kemensos) menggandeng Pemerintah Kabupaten Klungkung, Bali, untuk mengembangkan potensi daerah yang belum optimal melalui Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE). Potensi pariwisata, pertanian, dan budidaya rumput laut di Klungkung, termasuk wilayah kepulauan Nusa Penida, Nusa Lembongan, dan Nusa Ceningan, menjadi fokus pemberdayaan sosial ekonomi. Dengan sekitar 225.000 penduduk, sebagian besar masih bergantung pada sektor pertanian dan budidaya rumput laut, sementara pariwisata berkembang namun belum meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara signifikan.

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menawarkan PPSE sebagai solusi, memberikan dukungan usaha sebesar Rp 5 juta per keluarga penerima manfaat (KPM) untuk mengembangkan usaha mikro seperti peternakan, perikanan, atau kegiatan produktif lainnya. Tujuannya agar KPM dapat mandiri dan keluar dari ketergantungan bantuan sosial. Pemkab Klungkung diminta mengkoordinasikan dengan Ditjen Pemberdayaan Sosial Kemensos dan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) untuk memetakan calon peserta.

Sepanjang 2025, bantuan sosial Kemensos di Klungkung mencapai Rp 48,82 miliar untuk 15.745 KPM, termasuk bantuan untuk anak yatim piutu, BLTS, dan PBI Jaminan Kesehatan. Kemensos juga menawarkan pembentukan Kampung Siaga Bencana dengan lumbung sosial mengingat risiko bencana di wilayah kepulauan. Klungkung juga akan mengembangkan Sekolah Rakyat dengan dukungan lahan dari Pemprov Bali. Audensi ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos dan Sekretaris Daerah Klungkung, untuk membahas strategi penguatan ekonomi dan kesiapsiagaan bencana di wilayah tersebut.

Menurut tiap media