Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Kementerian Pertanian Kembangkan Industri Bioetanol Nasional

Kementerian Pertanian menggandeng 44 bupati untuk mempercepat pengembangan kawasan bioetanol berbasis tebu, singkong, dan jagung. Inisiatif ini bertujuan memperkuat kemandirian energi nasional, mengurangi ketergantungan pada energi fosil, serta menciptakan ekonomi baru bagi masyarakat melalui kolaborasi pusat dan daerah.

Kementan menyiapkan lahan seluas 2 juta hektare sebagai fondasi industri terintegrasi. Tebu menjadi fokus utama dengan target 1 juta hektare, sedangkan jagung dikembangkan bertahap seluas 500-1.500 hektare per kabupaten. Pemerintah akan melakukan konsolidasi lahan dan menyiapkan kawasan produksi sebelum membangun pabrik.

Investasi diproyeksikan berasal dari BUMN sebesar 30% dan swasta 70%, dengan syarat melibatkan minimal 30% masyarakat secara adil. Pengembangan ini memprioritaskan lahan yang sudah dilepaskan sebelum menggunakan lahan hutan guna menjaga aspek lingkungan.

Menurut tiap media