Kementerian PU Pastikan Sungai Barito Masih Dapat Dilalui Kapal Meski Kemarau
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Kementerian Pengasuhan dan Perumahan Rakyat (PU) melakukan pemantauan langsung di Sungai Barito, tepatnya di Kalahien, Barito Selatan, bersama Balai Wilayah Sungai Kalimantan III. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa musim kemarau menyebabkan penurunan muka dan debit air sungai, sehingga sejumlah bagian tampak gosong atau tertutup pasir. Namun, alur utama Sungai Barito masih memiliki lebar sekitar 100 meter dan tetap dapat dilalui oleh kapal serta perahu, sehingga masih berfungsi sebagai jalur transportasi.
Kementerian PU menegaskan bahwa video yang viral di media sosial tidak mencerminkan kondisi keseluruhan Sungai Barito, melainkan hanya menampilkan bagian tertentu di atas jembatan Kalahien atau sudut pandang tertentu. Menteri PU Dody Hanggodo menekankan pentingnya air sebagai fondasi kehidupan dan pembangunan, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah untuk memberikan respons cepat terhadap kekeringan dan menyiapkan solusi jangka panjang guna menjaga ketahanan air bagi masyarakat.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
Kementerian PU Pastikan Sungai Barito Masih Bisa Dilalui Kapal
21 Agustus 2026 pukul 20.50 · Baca aslinya ↗
Media Indonesia
Kementerian PU Pastikan Sungai Barito Masih Bisa Dilalui Kapal
22 Agustus 2026 pukul 06.53 · Baca aslinya ↗
VOI
Kementerian PU Pastikan Sungai Barito Masih Bisa Dilewati Kapal
22 Agustus 2026 pukul 07.01 · Baca aslinya ↗