Kementerian Sosial Salurkan Dukungan Psikososial untuk Korban Gempa Sikka
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Kementerian Sosial menyalurkan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) untuk korban gempa di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, mulai sejak hari ketiga masa pengungsian. Layanan ini melibatkan 18 lembaga dan NGO, dengan fokus pada kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil dan menyusu, serta lansia. Hasil asesmen psikososial menunjukkan 19% korban dalam kondisi risiko tinggi (merah), 31% risiko sedang (kuning), dan 50% risiko ringan (hijau).
Korban kategori merah dirujung kepada psikolog untuk penanganan intensif, sementara kategori kuning dan hijau dilayani melalui Psychological First Aid (PFA), kegiatan rekreasional, dan latihan grounding untuk mengatasi trauma. Beberapa warga juga mengalami kembali trauma akibat gempa dan tsunami 1992 ketika terjadi gempa susulan.
Layanan psikososial dilaksanakan secara harian di lokasi pengungsian mulai pukul 06.00 WITA dengan senam pagi, sarapan, hingga kegiatan khusus untuk anak-anak, ibu hamil, dan lansia hingga malam hari. Detik.com menyebutkan layanan juga mencakup Magrib Mengaji dan Sekolah Minggu, sementara kumparan menekankan fokus pada pendampingan anak dan kolaborasi tim Kementerian Sosial untuk kelompok dewasa.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Atasi Trauma Korban Gempa di Sikka, Kemensos Beri Dukungan Psikososial
24 Agustus 2026 pukul 18.24 · Baca aslinya ↗
kumparan
Kemensos dan Relawan Beri Dukungan Psikososial Korban Bencana di Sikka
24 Agustus 2026 pukul 20.30 · Baca aslinya ↗