Kemlu Verifikasi Laporan WNI yang Bergabung Menjadi Tentara Rusia
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) sedang memverifikasi informasi mengenai WNI yang bergabung dengan militer Rusia. Juru Bicara Kemlu, Yvonne Mewengkang, mengonfirmasi adanya komunikasi informal melalui WhatsApp dari seorang WNI yang ditujukan kepada Menteri Luar Negeri Sugiono, meskipun surat resmi belum diterima. Pemerintah kini berkoordinasi dengan KBRI Moskow, Kyiv, serta lembaga terkait untuk mendalami situasi tersebut.
Terdapat perbedaan detail informasi antar sumber. Media Indonesia menyebutkan ada delapan WNI yang diduga terlibat berdasarkan daftar dari Badan Intelijen Luar Negeri Ukraina (SZRU), dengan iming-iming gaji tinggi, percepatan kewarganegaraan, dan jaminan tugas di luar medan tempur. Sementara itu, Detik.com hanya menyebutkan adanya pesan dari seorang WNI tanpa merinci jumlah orang atau sumber intelijen Ukraina.
Pemerintah tengah mendalami dugaan penipuan, eksploitasi, dan proses perekrutan kerja untuk menentukan apakah para WNI tersebut merupakan kombatan atau korban. Kemlu menjamin perlindungan penuh bagi WNI yang terlibat atau menjadi korban, terutama jika terbukti ada unsur penyesatan dalam rekrutmen.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Jubir Kemlu Dapat WA dari WNI Ngaku Jadi Tentara Rusia
17 September 2026 pukul 15.40 · Baca aslinya ↗
Media Indonesia
WNI Jadi Tentara Rusia Hubungi Kemlu, Pemerintah Dalami Dugaan Eksploitasi
17 September 2026 pukul 16.18 · Baca aslinya ↗