Keracunan Massal MBG di Beberapa Daerah: Kasus di Sleman, Rembang, dan Sidoarjo
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Dua laporan media mencatat insiden keracunan MBG di lokasi berbeda. Di Sleman, puluhan siswa TK, SD, SMP, dan SMA mengalami keracunan setelah mengonsumsi MBG pada 31 Januari. Dari 28 kasus terdaftar, mayoritas mengalami gejala ringan seperti pusing dan diare, dengan satu anak harus dirawat jalan. Menu yang dikonsumsi meliputi nasi putih, bola-bola ayam saus mentai, tahu pop krispi, tumis pokcoy, dan buah melon. Pemerintah melakukan inspeksi sanitasi, uji laboratorium makanan, serta penghentian sementara SPPG penyedia MBG. Semua biaya pengobatan ditanggung BGN.
Sementara itu, Warta Ekonomi melaporkan insiden yang lebih parah di SMAN 1 Lasem, Rembang. Ditemukan 725 siswa dan 25 guru mengalami sakit perut setelah mengonsumsi ayam bakar berlendir dan semangka yang tidak segar. Kepala sekolah memutuskan memulangkan siswa lebih awal dan meliburkan pembelajaran. Kasus ini jauh lebih banyak korban dibandingkan keracunan MBG di Sidoarjo yang mencatat 668 korban. Perbedaan signifikan terletak pada jumlah korban (28 di Sleman vs 725 di Rembang) serta menu makanan yang dikonsumsi (MBG umum vs ayam bakar dan semangka).
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
JawaPos
Puluhan Siswa TK, SD Hingga SMA di Sleman Diduga Keracunan MBG, Alami Pusing Hingga Diare
3 September 2026 pukul 14.01 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Menu Ayam Bakar Berlendir Semangka Kecut: MBG Rembang Jadi Bencana
4 September 2026 pukul 06.30 · Baca aslinya ↗