Keracunan MBG di 6 Daerah: 2.269 dan 1.600 Kasus Dilaporkan
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Dalam tiga hari (1-3 September 2026), minimal 2.269 siswa dan warga sekolah di enam daerah (Rembang, Sidoarjo, Jombang, Nganjuk, Tana Toraja, Agam) diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Kasus terbesar terjadi di Rembang dengan 777 orang (752 siswa dan 25 guru), diikuti Sidoarjo dengan 666 korban. Di Agam, 334 siswa mengalami gangguan kesehatan, sementara di Jombang 256 siswa dan di Tana Toraja 136 siswa ditangani di rumah sakit. Di Nganjuk, korban mencapai 100 siswa dari berbagai jenjang pendidikan. Pemerintah daerah melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan penyebab keracunan.
Berbeda dari laporan JawaPos, kumparan menyebutkan 1.600 siswa terdampak di Sidoarjo hingga Nganjuk. Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menilai kasus tersebut tidak dikategorikan sebagai kejadian luar biasa (KLB) karena penerima MBG hanya mencakup sebagian siswa. Namun, ia tetap menyatakan kejadian perlu dievaluasi untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
JawaPos
Dalam 3 Hari 2.269 Orang Diduga Keracunan MBG di 6 Daerah
3 September 2026 pukul 21.30 · Baca aslinya ↗
kumparan
Wamenkes Nilai Ribuan Siswa Keracunan MBG Bukan KLB: Hanya Sebagian Populasi
4 September 2026 pukul 16.28 · Baca aslinya ↗