Keracunan MBG di SMK 2 Yogyakarta menimpa 413 orang, dua siswa di RSCM bisa pulang
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
SMK Negeri 2 Yogyakarta melaporkan 413 orang terdampak keracunan setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu, 16 September 2025. Korban terdiri dari siswa, guru, dan karyawan yang mengalami gejala seperti mual, pusing, dan diare. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY Suci Rohmadi menyatakan dugaan sementara mengarah pada olahan ayam gongso yang diduga tidak matang sempurni. Namun, pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti kejadian ini. Sekolah telah menghentikan sementara distribusi MBG pada Kamis dan Jumat untuk mencegah penyebaran kasus yang lebih luas. Beberapa korban tidak dapat hadir ke sekolah akibat kondisi kesehatan yang dirugikan.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyampaikan kabar baik terkait kondisi Agnesia dan Febiona, dua siswi asal Sumatera Utara yang menjadi korban keracunan makanan di sekolah. Keduanya telah dinyatakan dalam kondisi baik dan diperbolehkan pulang oleh tim dokter Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) setelah menjalani perawatan. Gibran mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim medis, Kementerian Kesehatan, hingga Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara yang turun tangan dalam proses rujukan dan pemulihan kedua siswi tersebut. Pada Jumat siang, kedua korban didampingi keluarga kembali ke rumah masing-masing di Sumatera Utara. Gibran mengharapkan pemantauan kesehatan tetap dilakukan sesuai arahan dokter setelah kembali ke daerah asal.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
JPNN.com
413 Siswa Hingga Karyawan di SMK 2 Yogyakarta Diduga Keracunan MBG
19 September 2026 pukul 08.45 · Baca aslinya ↗
kumparan
Gibran Sebut 2 Siswa Karo Keracunan MBG yang Dirawat di RSCM Sudah Bisa Pulang
19 September 2026 pukul 09.30 · Baca aslinya ↗