Jakarta · Kamis, 17 September 2026Cari
WargaKonoha

Kerja Sama Ekonomi Indonesia-Kanada Fokus pada Mineral Kritis, Energi Nuklir, dan Potash

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia Airlangga Hartarto bertemu Perdana Menteri Kanada Mark Carney di Toronto pada 17 September 2026 dalam rangka Canada Investment Summit, sebagai tindak lanjut pertemuan Presiden Indonesia dengan PM Kanada pada Juni 2026. Kedua pihak memperkuat kemitraan ekonomi melalui Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA) yang telah direvokasi dan diharapkan segera efektif akhir tahun 2026 atau awal 2027. Fokus kerja sama mencakup penghapusan atau penurunan tarif atas lebih dari 90% produk Indonesia di Kanada dan hampir 86% produk Kanada di Indonesia. Diskusi mencakup investasi potash untuk ketahanan pangan, pengembangan sektor migas, mineral kritis (nikel, baterai), serta energi nuklir termasuk Small Modular Reactor (SMR) untuk ketahanan energi jangka panjang. Media melaporkan perbedaan perkiraan waktu efektif ICA-CEPA: CNBC Indonesia menyatakan 'segera berlaku efektif', sementara Detik.com tidak menyebutkan timeline spesifik.

Menurut tiap media