Jakarta · Selasa, 25 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kerugian Investasi Felda di EHP Mencapai Rp 10,75 Triliun, PM Malaysia Minta Bantuan Prabowo

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengirim surat kepada Presiden Indonesia Prabowo Subianto mengenai kerugian investasi Felda di PT Eagle High Plantations Tbk (EHP) sebesar RM 2,5 miliar (Rp 10,75 triliun). Felda membeli saham EHP pada Desember 2016 dengan nilai US$ 505,4 juta, namun harga tersebut dinilai terlalu tinggi dibandingkan pasar. Saat ini, investasi masih dalam proses hukum di Indonesia. Anwar meminta Prabowo meninjau kasus ini dan memastikan manajemen Felda memahami masalahnya untuk memperbaiki pengelolaan lembaga. Kerugian bersih yang diperkirakan mencapai RM 2,5 miliar, sementara dana yang masih dapat diselamatkan hanya sekitar RM 200 juta. Investasi tersebut dilakukan pada Desember 2016 melalui FIC Properties Sdn Bhd dengan harga pembelian saham senilai US$ 505,4 juta. Harga beli ini dinilai terlalu tinggi dibandingkan nilai pasar, sehingga menyebabkan kerugian besar. Anwar menyatakan bahwa investasi ini sedang dalam proses hukum di Indonesia dan hanya dana sebesar RM 200 juta yang masih dapat diselamatkan. Anwar menekankan pentingnya pengungkapan krisis keuangan ini agar manajemen Felda memahami tantangan dalam upaya pemulihan. Felda sendiri adalah badan pemerintah Malaysia yang bertugas mengelola pengembangan pertanian untuk kesejahteraan masyarakat pedesaan. Pemerintah Malaysia juga berkomitmen mempercepat proyek kesejahteraan dasar tanpa menunggu anggaran tahun depan. Anwar menegaskan bahwa penekanan pada tata kelola, integritas, dan akuntabilitas bukan untuk mencari kesalahan pihak tertentu, melainkan untuk memulihkan kepercayaan publik dan menjadikan Felda kembali menjadi lembaga yang dapat dibanggakan.

Menurut tiap media