Jakarta · Minggu, 23 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

KKB Sandera 9 Perempuan di Mimika, TNI dan Polri Gencar Evakuasi

Sembilan perempuan disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Pasir Putih, Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, setelah serangan terhadap Pos Satgas Pam Obvit Yonif 133/YS pada Senin (17/8/2026). Kejadian ini menyebabkan satu anggota TNI gugur dan dua lainnya luka. Menurut JawaPos, ada 11 orang yang menjadi sasaran, namun dua berhasil melarikan diri. Media yang berbeda melaporkan jumlah korban secara tidak konsisten: Liputan6.com menyebutkan sembilan warga sipil yang disandera, sementara JawaPos menyebutkan adanya 11 orang yang ditargetkan.

Komisi XIII DPR melalui Mafirion mendesak pemerintah dan aparat keamanan untuk segera membebaskan para sandera, menegaskan bahwa aksi ini melanggar HAM berat. Mafirion menekankan pentingnya operasi pembebasan yang presisi dan terukur agar tidak memperparah situasi, terutama mengingat sebagian korban adalah anak-anak sekolah dasar. Letkol Jozanda juga menyatakan bahwa aksi penyanderaan ini tidak manusiawi, karena KKB membawa perempuan dengan paksa dan bahkan menembak orang tuanya yang berusaha menghalangi.

TNI dan Polri sedang melakukan koordinasi intensif untuk mengamankan para sandera. Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Sikumbang menyatakan bahwa upaya ini dilakukan setelah laporan adanya warga yang dibawa paksa oleh KKB. Danrem 173/PVB telah berada di Timika untuk memimpin koordinasi lapangan, sementara Pemerintah Daerah Mimika juga memberikan dukungan. Karena kondisi geografis wilayah Jila yang hanya dapat dijangkau melalui jalur udara, pengiriman personel dilakukan menggunakan helikopter. Tim gabungan yang terdiri dari Brimob, tim Operasi Damai Cartenz (ODC), dan anggota Polres Mimika sedang melakukan investigasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan keberadaan para warga sipil yang disandera.

Menurut tiap media