Komisi IX DPR Dorong Penetapan KLB Kabut Asap Akibat Karhutla di Wilayah Terdampak
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Wakil Ketua Komisi IX DPR Yahya Zaini mendesak pemerintah menetapkan protokol darurat kesehatan serta status kejadian luar biasa (KLB) di wilayah paling terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan. Data Kemenkes per 25 Agustus 2026 mencatat 165.747 kasus ISPA di Kalimantan Barat, 18.423 di Kalimantan Selatan, dan lebih dari 3.000 di Kalimantan Tengah dalam 10 hari. Yahya menekankan perlindungan khusus bagi anak, ibu hamil, lansia, serta penyediaan masker PM2.5, ruang udara bersih, dan evakuusi bagi warga yang sangat terpapar. Kabut asap mengandung PM2,5, karbon monoksida, nitrogen dioksida, dan senyawa organik beracin yang meningkatkan risiko ISPA, asma, PPOK, dan gangguan pernapasan pada anak. Penetapan KLB diharapkan memungkinkan penanganan yang cepat dan terintegrasi, termasuk penyediaan tenaga medis, masker, rumah oksigen, serta sistem surveilans harian terkait penyakit akibat kabut asap. Puskesmas dan rumah sakit diminta melaporkan kasus ISPA, asma, pneumonia, iritasi mata, gangguan kulit, dan pemburukan penyakit jantung dan paru berdasarkan kecamatan dan kelompok usia.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
VOI
Kasus ISPA Meningkat Buntut Karhutla, Komisi IX DPR Desak Penetapan KLB di Wilayah Paling Terdampak
31 Agustus 2026 pukul 15.12 · Baca aslinya ↗
Detik.com
Komisi IX DPR Minta KLB Kabut Asap Ditetapkan di Wilayah Terdampak Karhutla
1 September 2026 pukul 06.48 · Baca aslinya ↗