BMKG Ungkap Kondisi Cuaca di Anak Krakatau Saat 5 Jurnalis Hilang Kontak
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Lima jurnalis dan tiga kru kapal hilang kontak saat berlayar ke perairan Gunung Anak Krakatau dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, pada Senin, 7 September 2026. Menurut BMKG, kondisi cuaca pada pukul 14.00 hingga 18.00 WIB adalah cerah hingga berawan dengan kecepatan angin maksimal 15 knot (7,5 m/s) dan tinggi gelombang maksimal 1 meter. Tidak terdeteksi hujan atau kondisi cuaca yang mengganggu keselamatan. BMKG memprediksi tidak ada potensi hujan signifikan di sekitar Gunung Anak Krakatau untuk tiga hari ke depan.
Meskipun kondisi cuaca dianggap baik, citra satelit mendeteksi adanya material debu vulkanik yang mencapai ketinggian 15.000 meter atau 50.000 kaki di sekitar gunung tersebut. Debu vulkanik masih terpantau namun sebarannya sudah mengarah barat ke Samudra Hindia. BMKG menyatakan kondisi cuaca dan gelombang tidak menunjukkan anomali signifikan yang mengganggu keselamatan.
Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan Basarnas masih berlangsung dengan memperluas sektor penyisiran di Selat Sunda, Lampung, dan Banten. Upaya ini menggunakan kapal SAR, perahu cepat, dan drone thermal untuk mendukung pencarian. BMKG menegaskan bahwa tidak ada indikasi kondisi cuaca buruk yang menjadi penyebab langsung hilangnya kontak dengan tim jurnalis dan kru kapal tersebut.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
BMKG Ungkap Kondisi Cuaca di Anak Krakatau Saat 5 Jurnalis Hilang Kontak
10 September 2026 pukul 15.31 · Baca aslinya ↗
Liputan6.com
Kondisi Cuaca Sekitar Anak Krakatau Sebelum 5 Jurnalis Hilang Kontak
10 September 2026 pukul 15.43 · Baca aslinya ↗
kumparan
BMKG Ungkap Kondisi Cuaca Saat 5 Jurnalis Peliput Anak Krakatau Hilang
10 September 2026 pukul 16.08 · Baca aslinya ↗