Kontroversi Pemecatan COO FIFA dan Penolakan Investasi Swasta Piala Dunia Membuat Tekanan Terhadap Infantino
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
UEFA memancut Kevin Lamour sebagai COO FIFA setelah ia mengkritik rencana penjualan saham kompetisi ke investor swasta melalui Fifa Forward Enterprise (FFE). Kritik Lamour memicu kecaman keras dari Wakil Presiden UEFA Laura McAllister yang menilai pemecatan itu sebagai pembungkaman transparansi. FIFA akhirnya membatalkan rencana penjualan saham pada 1 Agustus lalu. Beberapa federasi Eropa termasuk Inggris, Skotlandia, dan Israel resmi mencabut dukungan terhadap Gianni Infantino dalam pemilihan Presiden FIFA 2027. Sandor Csanyi, Wakil Presiden FIFA asal Hungaria, menarik dukungannya pada 18 September setelah menganggap pemecatan Lamour mencerminkan kelemahan dalam etika dan kepemimpinan Infantino. Meskipun dukungan Infantino diturunkan, sejumlah negara termasuk PSSI dan 10 anggota AFC tetap mendukungnya. Dalam perdebatan terkini, 124 negara menolak rencana jual saham komersial Piala Dunia namun dukungan mayoritas masih diperkirakan memungkinkan Infantino bertahan.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Media Indonesia
UEFA: Pemecatan Kevin Lamour Bentuk Pembungkaman FIFA
19 Agustus 2026 pukul 10.08 · Baca aslinya ↗
Wakil Presiden FIFA Cabut Dukungan untuk Gianni Infantino
19 Agustus 2026 pukul 22.16 · Baca aslinya ↗
SINDOnews
Israel Cabut Dukungan untuk Gianni Infantino Jelang Pemilihan Presiden FIFA 2027
20 Agustus 2026 pukul 09.38 · Baca aslinya ↗