Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik Setelah Trump Ungkap120 Senjata Nuklir
Rangkuman gabungan dari 5 media · disusun dengan AI
Korea Utara meluncurkan rudal balistik pada Kamis (20/8/2026), beberapa jam setelah Donald Trump menyatakan ingin bertemu Kim Jong Un sebelum akhir 2026. Peluncuran ini terjadi setelah perbedaan pendapat soal arsen nuklir Korut. Trump menyebut Pyongyang memiliki 57 senjata nuklir, sementara Menteri Pertahanan Korea Selatan Ahn Gyu Back memperkirakan 80 hingga 120 senjata, jauh di atas klaim AS. Beberapa media melaporkan Korut meluncurkan sekitar 10 rudal balistik jarak pendek, sementara Korea Selatan mendeteksi minimal satu proyektil tak teridentifikasi. Trump memerintahkan pengurangan latihan militer gabungan dengan Korea Selatan, yang dianggap Korut sebagai respons. Korea Utara memberikan syarat keras untuk kembali berunding, termasuk pengakuan status nuklir, menolak tawaran diplomatik langsung.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Jauh di Atas Klaim Trump, Korsel Ungkap Korut Punya 120 Senjata Nuklir
20 Agustus 2026 pukul 12.18 · Baca aslinya ↗
Korea Utara Tembakkan Proyektil Diduga Rudal Balistik
20 Agustus 2026 pukul 16.11 · Baca aslinya ↗
Temuan Korsel Bikin Klaim Trump soal Nuklir Korut Meleset
20 Agustus 2026 pukul 22.32 · Baca aslinya ↗
VOI
Trump Ingin Bertemu Kim Jong Un Tahun Ini, Sebut Korut Punya 57 Senjata Nuklir
20 Agustus 2026 pukul 18.00 · Baca aslinya ↗
Lebih Banyak dari Trump, Korsel Perkirakan Korut Miliki 80-120 Senjata Nuklir
21 Agustus 2026 pukul 05.00 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Korut Beri Sinyal Tembakan Rudal Setelah Trump Minta Bertemu Kim Jong Un, Apa Artinya?
21 Agustus 2026 pukul 05.52 · Baca aslinya ↗
SINDOnews
Kim Jong-un Tembakkan 10 Rudal, Tak Peduli Trump Pangkas Latihan Perang AS-Korsel
21 Agustus 2026 pukul 08.36 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Trump Ngemis Mau Ketemu, Kim Jong Un Beri Syarat Super Berat
21 Agustus 2026 pukul 22.00 · Baca aslinya ↗