KPK geledah Dinas PUPR dan Setda Muara Enim terkait dugaan suap Bupati Edison
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
KPK menggeledah Dinas PUPR dan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda serta Kantor PBJ Muara Enim pada 9 September 2026 terkait kasus dugaan suap Bupati Edison. Penyidik mengamankan dokumen pelaksanaan pekerjaan, barang bukti elektronik, serta dana sekitar Rp 1,9 miliar yang disita. Edison ditangkap 8 Juni 2026, ditetapkan tersangka 9 Juni, dan diduga menerima suap Rp 500 juta dari Cory Erin Hardi melalui Abi Nurwardani sebagai kompensasi pengadaan smart board PT Millenium Solusi Abadi. Kasus terbagi menjadi dua perkara: suap pengadaan barang dan jasa TA 2025–2026 serta suap pengondisian hasil audit BPK RI TA 2025. Dalam perkara pertama, Edison dan tiga tersangka lainnya ditetapkan; dalam perkara kedua, lima tersangka meliputi lima ASN BPK yang meminta Rp 1,6 miliar untuk mengubah hasil audit. KPK juga memanggil Sekda Muara Enim Yulius serta tujuh saksi lainnya serta melakukan OTT terhadap lima ASN BPK.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
KPK Geledah Kantor Dinas PUPR dan PBJ Muara Enim Terkait Kasus Bupati Edison
10 September 2026 pukul 13.25 · Baca aslinya ↗
KPK Panggil Sekda Muara Enim Terkait Kasus Suap Bupati Edison
10 September 2026 pukul 13.42 · Baca aslinya ↗
Liputan6.com
KPK Geledah Dinas PUPR dan Setda Muara Enim, Sita Sejumlah Dokumen
10 September 2026 pukul 13.55 · Baca aslinya ↗
VOI
KPK Geledah Kantor Dinas PUPR dan PBJ Muara Enim Terkait Kasus Bupati Edison
10 September 2026 pukul 14.32 · Baca aslinya ↗