Bandara Kelolaan InJourney Kembali Beroperasi Penuh Usai Erupsi Gunung Anak Krakatau
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Empat bandara yang dikelola InJourney Airports, yaitu Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Husein Sastranegara, dan Raden Inten II, telah kembali beroperasi penuh. Penutupan terjadi akibat abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau. Terdapat perbedaan keterangan waktu penutupan, di mana satu sumber menyebutkan sejak 6 September, sementara sumber lain menyebutkan periode 5-8 September 2026.
Gangguan operasional ini berdampak pada 4.174 penerbangan dan 455.754 penumpang, dengan dampak paling signifikan terjadi di Bandara Soekarno-Hatta. Bandara Soekarno-Hatta kembali beroperasi pada 8 September pukul 00.30 WIB setelah asesmen BMKG menyatakan area bandara negatif abu vulkanik. Pada 8 September, bandara tersebut mencatat 875 penerbangan dan menjadwalkan 966 penerbangan dengan estimasi 131.495 penumpang pada 9 September 2026.
Sebagai mitigasi, InJourney mengalihkan penerbangan ke bandara alternatif seperti Yogyakarta (YIA), Bali, Semarang, Solo, Surabaya, dan Kertajati. InJourney juga mengaktifkan Service Recovery Activation (SRA) yang menyediakan shuttle bus gratis, makanan, serta area istirahat bagi penumpang terdampak. Keputusan operasional didasarkan pada pemantauan berkala dan rekomendasi dari BMKG, AirNav Indonesia, VAAC Darwin, serta otoritas penerbangan terkait.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Semua Bandara InJourney Airports Kembali Beroperasi Penuh
9 September 2026 pukul 21.11 · Baca aslinya ↗
Liputan6.com
Seluruh Bandara InJourney Airports Kembali Beroperasi Penuh Usai Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau
9 September 2026 pukul 23.10 · Baca aslinya ↗
4 Bandara InJourney Mulai Beroperasi Normal Setelah Kembali Buka
10 September 2026 pukul 13.34 · Baca aslinya ↗
4 Bandara InJourney Mulai Beroperasi Normal
10 September 2026 pukul 13.34 · Baca aslinya ↗