Kredit Perbankan Tumbuh 13,58% ke Rp9.135 Triliun pada Juli 2026
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Kredit perbankan di Indonesia tumbuh 13,58% secara tahunan pada Juli 2026, mencapai total Rp9.135 triliun. Pertumbuhan ini konsisten antardua sumber, meskipun ada perbedaan dalam beberapa indikator pendukung. Kredit investasi mendorong pertumbuhan tertinggi dengan 25,13% yoy, diikuti oleh kredit korporasi 22,10% yoy, kredit modal kerja 11,04% yoy, kredit konsumsi 5,38% yoy, dan kredit UMKM 1,62% yoy. Kredit BNPL mencapai Rp31,56 triliun atau 0,35% dari total kredit, tumbuh 31,22% yoy. Dana pihak ketiga (DPK) juga tumbuh 11,21% yoy menjadi Rp10.336 triliun, didorong oleh deposito 13,13% yoy.
Kondisi keuangan perbankan tetap sehat dengan NPL gross 2,10%, CAR 23,84%, dan ROA 2,49% (Warta Ekonomi) atau 2,45% (ANTARA). Likuiditas memadai dengan AL/NCD 102,45 persen dan LCR 187,5 persen menurut OJK. NPL net dicatat sebesar 0,81 persen. BNPL memiliki 33,5 juta rekening aktif. Meskipun pertumbuhan kredit BNPL sedikit melambat dari Juni, tetap menunjukkan tren positif. Kredit UMKM mulai pulih setelah beberapa periode kontraksi.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Warta Ekonomi
Kredit Perbankan Tumbuh 13,58%, Tembus Rp9.135 Triliun di Juli 2026
7 September 2026 pukul 14.47 · Baca aslinya ↗
ANTARA News
OJK: Penyaluran kredit perbankan capai Rp9.135 triliun per Juli 2026
7 September 2026 pukul 18.24 · Baca aslinya ↗