Jakarta · Rabu, 9 September 2026Cari
WargaKonoha

KSP Ulta Levenia Nababan Tying HAARP Teori Konspirasi Erupsi 6 Gunung Api Indonesia

Plt. Deputi Bakom KSP Ulta Levenia Nababan menyatakan keraguan terhadap penjelasan umum erupsi enam gunung api di Indonesia, menyeberangi proyek HAARP AS sebagai faktor alternatif. HAARP (High-frequency Active Auroral Research Program) dulunya didanai US Air Force, US Navy, dan DARPA, sering dikaitkan teori konspirasi kontrol cuaca dan gempa. Ulta mengakui tidak ada bukti ilmiah HAARP memengaruhi fenomena alam, namun tetap skeptis dan menolak penjelasan lumrah.

Pernyataan Ulta memicu kontroversi. Warta Ekonomi melaporkan ia mengaitkan dinamika politik dengan rentetan bencana Agustus-September 2024, sementara JawaPos menekankan pengakuan pribadi dan kategori teori konspirasi. Ulta menegaskan pandangannya bersifat pribadi dan eksplisit, meski menyadari potensi kritik.

Warganet mengkritik spekulasi tidak berdasar ilmiah, meminta penjelasan geologi. Perbedaan melibat: JawaPos menyebut Ulta sebagai Tenaga Ahli Utama KSP, sementara Warta Ekonomi menyebutnya Plt. Deputi Bakom. JawaPos menekankan proyek HAARP dikaitkan kontrol cuaca dan bencana, sementara Warta Ekonomi menambahkan aspek dinamika politik dan rentetan bencana 2024.

Menurut tiap media