Jakarta · Jumat, 25 September 2026Cari
WargaKonoha

Laba Bersih Astra Agro Lestari Rp 1,09-1,10 Triliun di Semester I 2026

PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) mencatat laba bersih Rp 1,09 triliun (kumparan) hingga Rp 1,10 triliun (detik.com) pada Semester I 2026, naik sekitar 56,5%-56,6% dari Rp 702 miliar pada 2025. Laba per saham naik dari Rp 365 menjadi Rp 571 (kumparan). Pendapatan bersih mencapai Rp 15,3 triliun, naik 5,6% YoY. Produksi CPO turun 2% menjadi 558 ribu ton, namun volume penjualan naik 1,7% menjadi 898 ribu ton. Konsumsi minyak sawit domestik naik 5,5% didorong pangan dan biodiesel.

AALI fokus pada replanting dan teknologi methane capture, dengan capex Rp 1,3-1,4 triliun pada 2026 (kumparan). Tiga fasilitas di Riau menghasilkan 8,01 juta Nm³ biogas, mengurangi emisi 39.573 ton CO2. Penggunaan energi terbarukan mencapai 92,3% dan limbah padat dimanfaatkan 100% (kumparan). Direktur Tingning Sukowignjo menyatakan kinerja didukung efisiensi operasional, kontrol belanja, dan perbaikan berkelanjutan (detik.com). AAL juga mengimplementasikan transformasi 'plant and people' termasuk percepatan replanting dengan varietas unggul tiga varietas resmi 2025 (detik.com).

Perbedaan melaporkan angka laba bersih: kumparan menyebutkan Rp 1,09 triliun dan kenaikan 56,6%, sementara detik.com menyebutkan Rp 1,10 triliun dan kenaikan 56,5%. Selain itu, kumparan melaporkan reduksi emisi Scope 1 dan 2 sebesar 35,69% dibandingkan baseline 2019 (detik.com), sementara kumparan menyebutkan pengurangan emisi 39.573 ton CO2 dari methane capture.

Menurut tiap media