Mahasiswa Tolak Rektor UINSA, Menag Akan Dalami Prosedur Pemilihan
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Mahasiswa UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya melakukan aksi unjuk rasa, termasuk penyegelan gedung rektorat dan pendirian tenda di depan kampus, untuk menuntut pengunduran diri Rektor Prof Akhmad Muzakki. Mereka menilai terjadi banyak hal buruk sejak awal periode jabatan rektor dan telah mengirimkan surat ke Komisi VIII DPR RI untuk memohon audiensi terkait pencopotan rektor serta perombakan sistem pemilihan.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan keterkejutannya atas polemik ini karena prosedur pemilihan yang digunakan sama dengan kampus lain yang biasanya berjalan mulus. Menag berkomitmen mendalami potensi pelanggaran prosedur dalam pemilihan rektor UINSA dan telah menyiapkan langkah-langkah penyelesaian dalam waktu dekat.
Aksi ini berlangsung sejak Senin (21/9) dan mengganggu aktivitas perkuliahan, sehingga sebagian mahasiswa harus belajar secara daring. Konflik ini dipicu oleh kegagalan mediasi atas delapan tuntutan utama, termasuk desakan pengunduran diri Rektor Achmad Muzakki, transparansi informasi publik, evaluasi fasilitas, serta protes terhadap kebijakan UKT dan jam malam.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Menag Kaget Rektor UINSA Ditolak Mahasiswa, Bakal Dalami Prosedurnya
22 September 2026 pukul 18.08 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
Menag Kaget Pemilihan Rektor UINSA Ditolak Mahasiswa
22 September 2026 pukul 22.30 · Baca aslinya ↗