Jakarta · Rabu, 26 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

MBG tetap dibagikan saat sekolah libur akibat karhutla, BGN koordinasi dengan pemerintah daerah

Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan kebijakan penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) saat sekolah diliburkan akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak seragam. Menurut kumparan, BGN menyatakan MBG tetap dibagikan di hari pertama sekolah libur di daerah yang terdampang karhutla karena dapur SPPG sudah memasak sebelum sekolah dituturkan libur akibat kabut asap. Makanan yang sudah dimasak disalurkan melalui koordinasi BPBD, kepala daerah, dan kepala sekolah. Namun, CNBC Indonesia menyatakan BGN menyatakan program MBG tidak dibagikan kepada siswa saat sekolah diliburkan akibat kabut asap karhutla. Kepala BGN Sudaryono menjelaskan penyaluran MBG mengikuti operasional sekolah; ketika sekolah tidak aktif belajar mengajar, distribusi dihentikan. Perbedaan terletak pada apakah MBG tetap dibagikan atau tidak pada hari pertama sekolah libur. Keduanya setuju bahwa jika makanan sudah terlanjur dibuat sebelum sekolah libur, BGN mengkoordinasikan dengan pemerintah daerah untuk menyalurkannya. Kumparan menyebutkan penyaluran dilakukan melalui mekanisme darurat dan tidak dilanjutkan pada hari berikutnya selama sekolah masih libur. CNBC Indonesia menyebutkan skema ini juga tidak berlanjut dan diterapkan di wilayah seperti Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan Sumatra. BGN menekankan bahwa bahan makanan yang sudah dibeli, dicuci, dipotong, dan sebagian dimasak tidak bisa dibatalkan, sehingga distribusi dilakukan melalui mekanisme darurat. Program MBG tidak diteruskan selama kegiatan belajar mengajar dialihkan ke pembelajaran daring.

Menurut tiap media