Mendagri Supervisi Penanganan Gempa NTT Selama Lima Hari
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menghabiskan lima hari, dari 15 hingga 19 Agustus 2026, di Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk memastikan penanganan gempa bumi. Selama kunjungan, ia mengunjungi beberapa kabupaten termasuk Sikka, Manggarai Timur, Ende, dan Nagekeo untuk melakukan supervisi langsung terhadap distribusi bantuan serta koordinasi dengan pemerintah daerah. Tito menekankan komitmen pemerintah pusat untuk tidak tinggal diam dan akan terus mendukung hingga tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.
Dalam kunjungan tersebut, Tito menyalurkan berbagai bentuk bantuan termasuk santunan Rp 15 juta kepada ahli waris korban, dua unit genset, 10 unit velbed, dan uang tunai Rp 200 juta untuk dua desa. Ia juga memberikan bantuan pribadi untuk SMP Abdurrahman Wahid dan uang tunai Rp 50 juta kepada warga di Kampung Kajulaki. Selain bantuan material, Tito memastikan tim Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil akan membantu penerbitan ulang dokumen kependudukan seperti KTP, akta kelahiran, dan KK yang rusak akibat gempa.
Tito juga mengkoordinasikan dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN terkait pencetakan ulang dokumen pertanahan serta dengan kepolisian untuk pembuatan ulang BPKB, STNK, dan SIM. Ia menekankan pentingnya pendataan dampak bencana yang akurat agar bantuan dari kementerian dan lembaga dapat disalurkan secara tepat sasaran. Data mengenai kerusakan rumah, sekolah, tempat ibadah, dan fasilitas publik akan menjadi dasar untuk persiapan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Lima Hari di NTT, Mendagri Pastikan Negara Hadir untuk Korban Gempa
19 Agustus 2026 pukul 21.11 · Baca aslinya ↗
kumparan
Lima Hari di NTT, Mendagri Pastikan Negara Hadir untuk Korban Gempa
19 Agustus 2026 pukul 21.40 · Baca aslinya ↗