Mendikdasmen Bantah Viral Smart Board di SDN Mboeng NTT, Ini Fakta di Baliknya
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti membantah klaim viral di media sosial yang menyatakan SDN Mboeng di Nusa Tenggara Timur menerima smart board atau Interactive Flat Panel (IFP) padahal tidak memiliki listrik. Menurutnya, sekolah tersebut memiliki beberapa ruang kelas yang berfungsi dengan baik dan dapat menggunakan perangkat tersebut, hanya ruang kelas yang rusak yang tidak dapat menggunakan IFP. Isu ini sempat disoroti oleh anggota Komisi X DPR, Bonnie Triyana, dalam sebuah rapat di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Senin (21/9).
Anggota DPR Bonnie Triyana menjelaskan bahwa ruang kelas yang viral di media sosial sebenarnya merupakan ruang darurat dengan kondisi tidak memungkinkan penggunaan perangkat. SDN Mboeng dideskripsikan memiliki lima ruang kelas permanen yang berfungsi, sementara empat ruangan lainnya dalam kondisi rusak. Bantuan smart board diberikan langsung oleh Kemendikdasmen dan tidak dapat diambil alih oleh dinas terkait.
Kedua sumber menyampaikan bahwa informasi yang beredar tidak sepenuhnya akurat, karena hanya sebagian ruang kelas yang mengalami masalah, sementara sisanya tetap dapat beroperasi secara normal dengan dukungan perangkat yang diterima.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
kumparan
Dicecar Anggota Komisi X soal SD di NTT Tak Bisa Pakai IFP, Mu'ti: Tidak Akurat
21 September 2026 pukul 18.54 · Baca aslinya ↗
Detik.com
Mendikdasmen Respons Viral SDN Mboeng Dapat Smart Board Padahal Tak Ada Listrik
21 September 2026 pukul 20.55 · Baca aslinya ↗