Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Menlu Sugiono Dorong Perdamaian Palestina dan Reformasi Multilateral di PBB

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono, dalam High-Level Week Sidang ke-81 Majelis Umum PBB di New York, menekankan komitmen Indonesia untuk mewujudkan perdamaian di Palestina. Dalam pertemuan koordinasi menteri luar negeri negara-negara Arab dan Islam, Sugiono menyatakan bahwa meskipun Indonesia berkomitmen untuk perdamaian, kondisi di lapangan belum menunjukkan perubahan nyata bagi rakyat Palestina. Ia mendesak solusi jangka pendek berupa pengiriman bantuan kemanusiaan, gencatan senjata, dan berhentinya pembunuhan di Gaza, serta mendukung rekonstruksi Gaza agar perdamaian dan pemulihan dapat terwujud secara berkelanjutan.

Sugiono juga menghadiri pertemuan MIKTA (Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki, dan Australia), di mana Indonesia mendorong peran negara-negara middle powers untuk menghadapi tantangan global dan mereformasi sistem multilateral. Menurutnya, kerja sama kolektif MIKTA penting untuk menciptakan sistem multilateral yang lebih inklusif dan responsif. Indonesia juga mengapresiasi respons cepat MIKTA terhadap serangan terhadap pasukan UNIFIL di Lebanon, serta mendukung pembahasan isu pembangunan dan kecerdasan buatan dalam agenda multilateral.

Dalam konteks regional, Indonesia terus berupaya memperkuat diplomasi multilateral guna mewujudkan solusi damai bagi konflik Palestina-Israel, sambil mempromosikan peran aktif middle powers dalam membentuk masa depan sistem internasional yang adil dan berkelanjutan. Sugiono, sebagai ketua delegasi Indonesia, akan menyampaikan pernyataan nasional dalam sesi Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB pada 26 September, dengan topik meliputi pandangan Indonesia terhadap perkembangan global, komitmen terhadap multilateralisme, dan kepentingan negara berkembang.

Menurut tiap media