Mentan Temui Petani Indramayu Terkait Irigasi, Infrastruktur, dan Bantuan Pertanian
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menemui sekitar 1.000 petani Indramayu di Kantor Kementan Jakarta pada Hari Tani Nasional 2026 untuk membahas keterbatasan air irigasi, kurangnya infrastruktur pompa dan saluran irigasi, serta kebutuhan pupuk dan alat pertanian. Petani menjelaskan lahan yang masih bergantung pada hujan, hanya dapat memanen satu kali setahun meski telah menanam dua kali. Bendungan Cipanas yang berjarak 1-5 km sudah ada, namun jalur irigasi sepanjang 24,75 km belum tersedia. Amran langsung menghubungi BWS Cisanggarung untuk menindaklanjuti pembangunan jaringan irigasi air tanah (JIAT) serta memerintahkan penyaluran pupuk yang belum mencapai semua petani. Untuk alat pertanian, Amran menyediakan 24 unit hand tractor, 2 unit traktor besar, serta bantuan benih padi untuk 1.000 hektar. Pemerintah juga meresmikan Kelompok Petani Maju Berani Berjuang sebagai wadah pengelolaan bantuan secara langsung. Namun, terdapat perbedaan laporan: satu media menyebut 34 unit hand tractor, satu lagi menyebutkan combine harvester, dan satu lagi menyebutkan 24 unit pompa air (irpom) untuk 24 basis petani.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
kumparan
Mentan Temui 1.000 Petani Indramayu, Selesaikan Masalah Petani Sebelum Demo
24 September 2026 pukul 11.15 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Didatangi 1.000 Petani Tadah Hujan Indramayu, Amran Langsung Bertindak
24 September 2026 pukul 14.25 · Baca aslinya ↗
Detik.com
Di Hadapan 1.000 Petani, Mentan Janji Bereskan Masalah Irigasi-Pupuk
24 September 2026 pukul 15.09 · Baca aslinya ↗
Mentan Temui Massa Petani, Dengar Aspirasi & Cari Solusi Kendala Pertanian
24 September 2026 pukul 15.23 · Baca aslinya ↗