Menteri P2MI Tinjau Migrant Center Poltekkes untuk Persiapkan Lulusan Kerja di Luar Negeri
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin meninjau Migrant Center di Poltekkes Kemenkes Denpasar pada 20 Oktober 2026. Kunjungan ini bertujuan memperkuat kolaborasi antara KP2MI dan institusi pendidikan dalam menyiapkan lulusan kesehatan yang akan bekerja di luar negeri. Migrant Center berfungsi sebagai pusat informasi, konsultasi, dan persiapan bagi mahasiswa dan alumni. Mukhtarudin menekankan pentingnya persiapan awal meliputi kompetensi, bahasa, serta pemahaman hak dan kewajiban pekerja migran.
Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan, dr. Yuli Farianti, menyatakan kerja sama dengan negara seperti Jerman, Jepang, Arab Saudi, Singapura, Qatar, Australia, dan Inggris. Jepang menjadi negara yang signifikan menyerap lulusan Poltekkes untuk posisi caregiver (kaigo), namun disarankan untuk lebih fokus pada perawat (nurse). Pembekalan mencakup kemampuan bahasa, budaya, lingkungan kerja, dan literasi keuangan. Di Denpasar, Bali Overseas Nursing Center (BONC) sedang dikembangkan menjadi Global Career Center.
Rencana pengembangan sistem Migrant Center yang terpusat di Jakarta juga dilaksanakan untuk mengelola data lulusan dan kebutuhan tenaga kesehatan di luar negeri secara terintegrasi.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
JPNN.com
Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia
2 Oktober 2026 pukul 19.25 · Baca aslinya ↗
Detik.com
Menteri P2MI Sebut Migrant Center Dukung Alumni Kerja di Luar Negeri
2 Oktober 2026 pukul 20.28 · Baca aslinya ↗