Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

Mojtaba Khamenei Serukan Persatuan Muslim Lawan AS-Israel dalam Pekan Persatuan Islam

Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, menyerukan negara-negara Muslim khususnya di kawasan Teluk dan Asia Barat untuk bersatu melawan Amerika Serikat dan Israel. Seruan ini disampaikan dalam rangka Pekan Persatuan Islam (Islamic Unity Week) yang menandai kelahiran Nabi Muhammad SAW. Khamenei menekankan bahwa persatuan ucapan, persahabatan, dan kerja sama adalah solusi utama untuk permasalahan bangsa-bangsa Islam. Ia menyatakan AS dan Israel bukan hanya musuh Iran, tetapi juga bagi seluruh dunia Islam, dan mengkritik sikap tidak hormat kekuatan arogan terhadap pemimpin Muslim.

Dalam pesan-pesan terpisah, Khamenei menyampaikan lima pesan utama. Pesan pertama mengajak para penguasa Muslim mengenali musuh sebenarnya dan menghadapi konspirasi musuh asing. Pesan kedua menegaskan bahwa AS dan Israel adalah musuh utama persatuan umat Islam. Pesan ketiga menekankan pentingnya persatuan di kalangan umat Islam, sementara pesan keempat dan kelima membahas de-dolarisasi ekonomi Iran dan peningkatan produksi dalam negeri untuk mengatasi blokade angkatan laut AS.

Beberapa perbedaan dilaporkan antar media. Kumparan dan VOI melaporkan seruan ini terjadi enam bulan setelah perang Timur Tengah dimulai, sementara CNBC Indonesia menyebut ketegangan meningkat sejak serangan AS-Israel pada akhir Februari 2026. CNBC Indonesia juga melaporkan adanya nota kesepahaman 14 poin antara Iran dan AS pada Juni 2026 yang mengalami kebuntuan, klaim yang tidak muncul dalam rangkuman media lain. SINDOnews menyebut Khamenei sebagai Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei dan menekankan lima pesan resmi, sementara VOI menyebut pesan tertulis pada Hari Minggu 30/8. Khamenei dilantik sebagai pemimpin tertinggi Iran setelah kematian ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, pada 28 Februari.

Menurut tiap media