Muktamar ke-35 NU Dikedung Kekerasan, Karantina Peserta Menjadi Kontroversi
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur, memicu kontroversi setelah dugaan kekerasan terhadap seorang pengurus cabang (PCNU). Korban diduga mengalami pemukulan oleh anggota panitia setelah tidak mengikuti arahan Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA). Laporan kejadian telah disampaikan ke Polres Jombang dengan temuan luka pada pipi korban. Kedua media melaporkan kasus ini sama secara fakta, termasuk penyelidikan oleh polisi. Selain itu, kebijakan karantina peserta yang mencegah mereka berziarah atau keluar lokasi menjadi sorotan. Gus Salam, calon Ketua Umum PBNU, menyoroti bahwa larangan ini menghambat gerakan akademisi, para Kia, dan Rais Syuriah. Kedua laporan tidak menyebutkan perbedaan angka atau klaim yang signifikan, hanya fokus pada dugaan kekerasan dan kebijakan karantina yang dianggap tidak pantas.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Liputan6.com
Muktamar ke-35 NU Memanas, Muncul Dugaan Kekerasan
29 Agustus 2026 pukul 17.24 · Baca aslinya ↗
kumparan
Gus Salam Sebut Muktamar ke-35 NU Diwarnai Dugaan Kekerasan Panitia ke Peserta
29 Agustus 2026 pukul 18.27 · Baca aslinya ↗