Muktamar NU 2026: Persaingan Calon dan Persiapan di Jombang
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Muktamar NU 2026 digelar 27-31 Agustus 2026 di Jombang, Jawa Timur, dengan Presiden Prabowo Subianto sebagai pembuka. Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf memastikan seluruh persiapan teknis sudah selesai dan menegaskan bahwa klaim 'perintah' khusus yang menakut-nakiti peserta hanyalah upaya kampanye. Ia memohon agar kader tidak terpengaruh isu tidak jelas dan menekankan pentingnya NU menjaga jarak dari kekuatan politik.
Sementara itu, Menteri Agama Prof Dr Nasaruddin Umar dikabarkan tidak tersedia mencalonkan diri sebagai calon ketua umum PBNU karena tidak bisa meninggalkan jabatannya. Fokus kini pada tiga sosok cucu kiai besar NU yang dianggap inklusif: Gus Kikin (Tebuireng Jombang), Gus Yahya (incumbent), dan Gus Rozin (Maslakul Huda, Kajen), yang disebut-sebut sebagai 'poros tengah'. Beberapa nama seperti Wahid Hakim (Golkar) dan KH Yusuf Chudlori (PKB) mengalami penurunan popularitas.
Terdapat perbedaan laporan terkait lokasi dan suksesi kepemimpinan. Media Indonesia menyebutkan adanya ketidakpastian lokasi awal yang diduga sebagai manuver politik internal, sementga JPNN.com lebih fokus pada dinamik persaingan calon tanpa menyebutkan lokasi khusus di luar Jombang.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
JPNN.com
Tiga Inklusif
20 Agustus 2026 pukul 06.10 · Baca aslinya ↗
Media Indonesia
Muktamar NU Digelar 27-31 Agustus 2026, Gus Yahya Pastikan Kesiapan
21 Agustus 2026 pukul 15.48 · Baca aslinya ↗