Jakarta · Sabtu, 29 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Muktamar NU Ke-35 Bahas RUU dan Dugaan Kecurangan Pemilihan AHWA

Muktamar Nahdlatul Ulama ke-35 digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Jombang, dengan partisipasi sekitar 250 peserta. Peristwa ini menjadi sorotan ganda: forum ini tidak hanya membahas isu hukum seperti RUU Perampasan Aset, tetapi juga menyaksikan ketegangan terkait dugaan kecurangan dalam pemilihan Angkatan Honorer Wakil Ameer (AHWA). Para kiai, termasuk KH Asep Saifuddin Chalim, menemukan indikasi tekanan dan paksaan terhadap para pengurus yang diminta mendukung calon tertentu, termasuk melalui penerimaan risywah dan penggunaan stempel semua. Di sisi lain, diskusi teknis dilakukan dalam tiga fokus: qanuniyyah (aturan hukum), waqi'iyyah (masalah kontemporer), dan maudhu'iyyah (tema manhaj dini), dengan keterlibatan para kiai senior, muda, dan ahli modern. Materi disampaikan hingga pukul 22.30 WIB dalam skema interaktif duduk satu meja dua orang. KH Asep meminta agar pemilihan dan penghitungan suara AHWA dilakukan secara langsung, bebas tekanan, dan terbuka, sambil menekankan pentingnya kehadiran ulama senior seperti KH Ma'ruf Amin dan KH Mustofa Bisri dalam AHWA untuk menjaga kredibilitas dan marwah organisasi.

Menurut tiap media