Jakarta · Selasa, 29 September 2026Cari
WargaKonoha

Netanyahu Kunjungi Rahasia UAE, Minta MBZ Sangkal Peringatan Serangan Hamas

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu diduga mengunjungi Uni Emirat Arab (UEA) secara rahasia pada Senin (28/9/2026) untuk bertemu Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan di Abu Dhabi. Kunjungan ini menggunakan pesawat pribadi Netanyahu dan tidak diumumkan secara resmi. Kontroversi memuncak karena Netanyahu diduga menerima peringatan intelijen dari UEA sebelum serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, namun tidak menyampaikannya kepada kepala keamanan Israel. Serangan Hamas menewaskan lebih dari 74.000 warga Palestina dan merataks 90% infrastruktur Gaza. Di samping itu, ICC telah mengeluarkan surat perintah penangkapan atas Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas dugaan kejahatan perang.

Pertemuan selama empat jam tersebut fokus pada laporan Haaretz yang menyebutkan bahwa UEA telah memperingatkan Israel mengenai potensi serangan Hamas sebelum peristiwa 7 Oktober 2023. Netanyahu meminta MBZ untuk membantah laporan tersebut. Sementara itu, Kementerian Luar Negeri UEA tidak memberikan komentar spesifik namun menegaskan adanya komunikasi terbuka dan pertukaran informasi intelijen yang relevan dengan Israel. Kantor Netanyahu belum memberikan tanggapan resmi terkait kunjungan ini.

Netanyahu diduga tidak meneruskan peringatan dari UEA tersebut kepada badan keamanan Israel. Ia menganggap rincian peristiwa sebelum serangan dapat mempermalukan dirinya dan meminta dukungan moral kepada MBZ. Meskipun kedua negara mengonfirmasi pertemuan tersebut untuk membahas hubungan bilateral dan tantangan regional, pihak Abu Dhabi dan Tel Aviv belum memberikan komentar resmi terkait permintaan penyangkalan peringatan serangan Hamas.

Menurut tiap media