NexAI (MGLV) dan Anak Usaha Peroleh Kredit BNI Rp10,75 T untuk Data Center
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) bersama anak usahanya PT Nextier Askara Center (NAC) dan PT Nextier GenAI Center (NGC) menandatangani perjanjian pinjaman dengan BNI sebesar total Rp10,75 triliun. NAC memperoleh fasilitas pinjaman Rp4.125.164.000.000 (atau sekitar Rp4,125 triliun), sementara NGC mendapatkan Rp6.628.935.000.000 (atau sekitar Rp6,629 triliun). Perjanjian dilaporkan ditandatangani pada 21 September 2026 menurut Warta Ekonomi, sementara CNBC Indonesia tidak menyebutkan tanggal tepatnya. Kedua fasilitas dikenakan bunga Compounded IndONIA 90 hari plus 1,9%.
Dana NAC digunakan untuk pengembangan JababekaDC di Cikarang, Bekasi, dengan penambahan kapasitas 36 MW hingga total 42 MW. Tenor pinjaman NAC adalah 6 tahun dengan dua opsi perpanjangan masing-masing 1 tahun. NGC menggunakan dana untuk pembangunan BatangDC di Jawa Tengah hingga kapasitaskapasitas 60 MW, dengan tenor 7 tahun dan satu opsi perpanjangan 1 tahun. MGLV memberikan jaminan perusahaan kepada BNI, termasuk hak tanggungan atas tanah dan bangunan, fidusia atas aset, gadai saham, dan pengalihan bersyarat atas kontrak material.
Manajemen menegaskan tidak ada dampak material terhadap kondisi keuangan perseroan, kecuali munculnya kewajiban pembayaran bunga dan pokok pinjaman. Transaksi ini termasuk Transaksi Material dan Afiliasi sesuai POJK, namun bukan Benturan Kepentingan. Transaksi ini mendukung strategi pengembangan bisnis pusat data berbasis AI, menyusul penambahan modal sebesar Rp98 miliar ke kedua anak usaha pada hari yang sama.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
NexAI (MGLV) Kantongi Kredit BNI Rp10,75 T untuk Ekspansi Data Center
24 September 2026 pukul 09.02 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Emiten Boy Thohir (MGLV) Utang Rp10,75 Triliun ke BNI, Dana untuk Ekspansi Data Center
24 September 2026 pukul 10.50 · Baca aslinya ↗