NTP Agustus 2026 Naik 1,05%, Dipengaruhi Gabah, Kelapa Sawit, dan Karet
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai tukar petani (NTP) nasional mencapai 129,19 pada Agustus 2026, naik 1,05 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh kenaikan indeks harga yang diterima petani (It) sebesar 1,14 persen hingga 165,66, lebih besar dibandingkan kenaikan indeks harga yang dibayar petani (Ib) sebesar 0,09 persen hingga 128,24. Komoditas utama yang mendorong kenaikan ini meliputi gabah, kelapa sawit, karet, dan ayam ras pedaging. Namun, subsektor hortikultura mengalami penurunan NTP sebesar 2,84 persen, dari 128,11 pada Juli menjadi 124,47 pada Agustus 2026, terutama akibat penurunan indeks harga yang diterima petani hortikultura sebesar 2,81 persen. Komoditas bawang merah, tomat, dan kol/kubis memengaruhi penurunan ini. Subsektor lain seperti tanaman pangan, perkebunan, dan peternakan mengalami kenaikan NTP masing-masing 1,62 persen, 1,53 persen, dan 0,96 persen. Perikanan naik 0,69 persen, didukung nilai tukar nelayan 0,50 persen dan pembudi daya ikan 0,99 persen. Harga beras naik 1,32 persen bulanan dan 5,52 persen tahunan, dengan premium 10,07 persen dan medium 4,03 persen tahunan.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
ANTARA News
BPS catat nilai tukar petani naik, jadi 129,19 pada Agustus 2026
1 September 2026 pukul 12.26 · Baca aslinya ↗
JawaPos
NTP Naik jadi 1,05 Persen pada Agustus 2026, Komoditas Ini jadi Penopangnya!
1 September 2026 pukul 13.30 · Baca aslinya ↗