Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

OJK: Ekonomi RI 5,29% Tumbuh, Manufaktur Kontraksi dengan PMI 49,8

Perekonomian Indonesia tumbuh 5,29% pada kuartal II-2026 secara tahunan, didorong oleh investasi, belanja pemerintah, dan konsumsi rumah tangga. Inflasi domestik terjaga di 3,19% yoy. Namun, sektor manufaktur menunjukkan tanda-tanda lemah dengan Purchasing Managers' Index (PMI) sebesar 49,8, berada di zona kontraksi di bawah ambang batas ekspansi 50. Stabilitas sektor jasa keuangan nasional tetap terjaga meski menghadapi tekanan dari sektor riil. OJK juga mengumumkan inisiatif kebijakan termasuk penyusunan aturan modal minimum dan likuiditas terintegrasi untuk konglomerasi keuangan, penguatan kelembagaan terkait peralihan kewenangan bursa mineral, dan pencanangan Bulan Dana Pensiun pada September 2026 dengan lebih dari 100 kegiatan literasi dan inklusi untuk pekerja formal maupun informal. OJK memperingatkan risiko geopolitik global, seperti konflik di Iran dan penutupan Selat Hormus, serta dampak El Nino yang memicu volatilitas harga komoditas dan tekanan inflasi global.

Menurut tiap media