OJK: Kredit Macet Pindar Didominasi Gen Z Laki-laki, Industri Tumbuh Meski Penyelenggara Susut
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyoroti tinggi kredit macet pada industri pinjaman daring (pindar) yang didominasi oleh Gen Z. Hingga semester I 2026, kredit bermasalah di pindar hampir menyentuh separuh dari total outstanding, dengan 48,22% didominasi usia 19-34 tahun. Secara gender, laki-laki menempati 54,22% outstanding bermasalah. Bandingkan dengan industri non bank lainnya, NPF pindar jauh lebih tinggi yaitu lebih dari dua kali lipat dibanding NPF multifinance (2,83%) dan BNPL (2,51%). Outstanding pindar mencapai lebih dari Rp100 triliun per Maret 2026 dengan pertumbuhan pesat.
OJK mencatat jumlah penyelenggara pinjaman daring (Pindar) di Indonesia menyusut menjadi 94 perusahaan dari lebih dari 100 pemain pada 2016. Penurunan jumlah pemain tidak menunjukkan pelemahan bisnis, melainkan hasil penguatan industri yang dipengaruhi kemampuan perusahaan memenuhi ketentuan permodalan dan keberlanjutan usaha. Meski jumlah pelaku menyusut, industri Pindar tetap tumbuh dengan laba mencapai Rp1,36 triliun per Juli 2026, naik 18,20 persen secara tahunan, dan outstanding pembiayaan mencapai Rp105,63 triliun, tumbuh 24,76 persen per tahun. Kualitas portofolio pembiayaan tetap terjaga hingga Juli 2026.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
Kredit Macet Pindar Didominasi Pria Gen Z, Bos OJK Buka Suara
15 September 2026 pukul 11.30 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Pemain Pindar Susut Jadi 94, OJK Ungkap Biang Keroknya
15 September 2026 pukul 18.40 · Baca aslinya ↗