Ombudsman Sidak Lapas Cibinong Temukan Fasilitas Mewah, Terjadi Kontak Fisik
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Ombudsman melakukan sidak ke Lapas Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat, dan menemukan fasilitas mewah di balik tembok penjara. Temuan ini mencakup lebih dari 10 kamar dilengkapi ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, perlengkapan memasak, dan minuman beralkohol. Beberapa warga binaan juga ditemukan berada terpisah dari blok hunian umum. Akibat temuan ini, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menonaktifkan lima pejabat struktural lapas untuk menjalani pemeriksaan internal. Anggota DPR dari Fraksi NasDem dan Demokrat menyoroti potensi ancaman yang dapat menimpi Ombudsman, termasuk terorisasi atau tawaran agar tidak melanjutkan tugasnya. Mereka juga memperingatkan agar anggota Ombudsman tidak terkena santet setelah melakukan pengawasan ini. Terkait insiden yang sama, Kalapas Kelas IIA Cibinong nonaktif, Wisnu Hani Putranto, memberi klarifikasi terkait dugaan penghalang terhadap sidak Ombudsman pada 23 September. Menurutnya, ketegangan terjadi karena rombongan 30 orang Ombudsman merasa tidak mendapat izin masuk. Lapas menyampaikan alasan penundaan, termasuk adanya 1.830 narapidana yang sedang berada di luar blok untuk program pembinaan dan jadwal kunjungan keluarga yang sudah dikonfirmasi pukul 13.00 WIB. Namun, Wisnu mengklaim Ombudsman kemudian memaksa masuk bersama awak media, sehingga terjadi kontak fisik dengan petugas keamanan. Perbedaan klaim muncul terkait saksi-saksi kejadian dan interpretasi tentang siapa pihak yang memulai konfrontasi.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNN Indonesia
Kalapas Cibinong nonaktif Jelaskan Insiden Cegat Ombudsman Sidak
28 September 2026 pukul 15.58 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
'Jangan Kalian Kena Santet', DPR Minta Ombudsman Jaga Diri Usai Sidak Lapas Mewah
30 September 2026 pukul 07.15 · Baca aslinya ↗