Ombudsman Temukan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Setelah Ditolak Akses
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Tim Ombudsman melakukan kunjungan ke Lapas Cibinong pada 23 September 2026, namun ditolak masuk selama 15 menit. Selama menunggu, penemuan fasilitas mewah terlihat: kafe, kantin, rumah dinas, serta hunian berupa homestay dan vila dengan dinding bercat biru. Penemuan tersebut mencakup sofa, kulkas, TV, meja makan di rumah asimilasi, serta warga binaan yang terdiam. Pemetaan menunjukkan parkir mobil mewah, gym, kolam, dan simulator golf dalam pembangunan.
Media JawaPos melaporkan bahwa Ombudsman Republik Indonesia (ORI) menolak dua kali datang sebelum mengungkap fasilitas mewah. Kunjungan pertama pada 26 Juli 2026 bersama Komnas HAM, KPAI, dan institusi lain untuk memeriksa pelanggaran HAM, namun ditolak akses. Kunjungan kedua pada 23 September 2026 juga ditolak, bahkan kepala lapas tidak menghadiri. Saat sidak, Ombudsman menemukan fasilitas berstandar apartemen, termasuk kamar mewah, simulator golf, dan mobil-mobil mewah. Bukti rekaman video disampaikan dalam konferensi pers pada 24 September 2026.
Perbedaan utama terletak pada kunjungan pertama yang dilaporkan oleh JawaPos pada 26 Juli 2026, yang tidak disebutkan oleh Liputan6.com. Kedua media sepakat mengenai penolakan akses pada 23 September 2026 dan penemuan fasilitas mewah, namun memberikan detail yang berbeda mengenai fasilitas yang ditemukan serta prosedur konferensi pers yang dilakukan oleh Ombudsman.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Liputan6.com
Kronologi Ombudsman Temukan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
24 September 2026 pukul 13.49 · Baca aslinya ↗
JawaPos
Lapas Cibinong Tolak Ombudsman 2 Kali Sebelum Fasilitas Mewah Terungkap
24 September 2026 pukul 15.30 · Baca aslinya ↗